Ide Bisnis yang Lebih Baik

Tuesday, May 12, 2015

Ambisi Telkom di Indonesia Timur

Presiden RI Joko Widodo meresmikan proyek PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berupa sistem jaringan tulang punggung pitalebar serat optik, atau yang disebut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS), pada Minggu (10/5) di Manokwari, Papua.

SMPCS adalah jaringan serat optik dengan panjang total 8.772 km yang menghubungkan kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua. Megaproyek senilai Rp 3,6 triliun ini akan menjangkau 8 propinsi dan 34 kabupaten di Kawasan Timur Indonesia, serta melayani 4,3 juta penduduk.

Telkom mengklaim bahwa kualitas teknologi SMPCS akan sama dengan infrastruktur yang biasa digunakan di Pulau Jawa. Dalam sambutannya, Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga meyakini SMPCS akan meningkatkan konektivitas lebih jauh lagi:
“SMPCS akan memperluas konektivitas dan meningkatkan kapasitas layanan data di daerah-daerah yang selama ini belum dilayani secara memadai. Keberadaan SMPCS penting untuk meningkatkan akses broadband untuk semua,” Direktur Utama Telkom, Alex J. Sinaga.
Akses internet broadband memang terbukti mampu menggerakkan laju perekonomian di negara-negara maju yang tergabung dalam The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Menurut sebuah riset yang dilakukan di 33 negara anggota OECD, jika sebuah negara melipatgandakan kecepatan akses internet broadband, maka itu akan mendorong 0,3% dalam output perekonomiannya, atau setara dengan US$ 126 miliar. Tentunya, ambisi Telkom dengan proyek SMPCS ini patut diacungi jempol jika memang mampu mendorong roda perekonomian Indonesia Timur, terutama Papua yang masih dikenal luas dengan industri ekstraktifnya, menyedot langsung hasil-hasil bumi sebagai bahan baku utama. (***)

 

0 comments:

Post a Comment