Ide Bisnis yang Lebih Baik

Friday, May 22, 2015

4 Fakta Perikanan Nasional

Industri perikanan nasional kian menjadi sorotan media sejak Presiden Jokowi mencanangkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Apalagi, sosok Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, kerap menjadi media darling, terutama dengan berbagai gebrakannya.

Berikut 4 fakta bisnis perikanan nusantara:

1. Nilai ekspor perikanan hingga kuartal I-2015 tercatat naik signifikan, yakni hampir US$ 1 miliar. Nilai itu memang masih kalah jika dibandingkan nilai ekspor bahan bakar mineral atau minyak sawit yang masing-masing menyumbangkan sekitar US$ 4 miliar. Tapi, coba deh pikir lagi, ternyata hasil jualan ikan ke luar negeri ternyata tidak jelek-jelek amat dibandingkan berdagang CPO atau batubara, notabene komoditas ekspor yang lebih beken.

2. Konsumsi perikanan nasional RI ternyata hanya diprediksi sekitar 40 kg per kapita per tahun pada tahun 2015. Mau dibikin perbandingannya dengan negara lain? Tak perlu jauh-jauh ke Jepang--terkenal dengan sushi (tanpa "Pudjiastuti"). Kalau dibandingkan dengan Malaysia saja, konsumsi ikan RI masih kalah. Konsumsi ikan Malaysia menembus angka 56 kg per kapita per tahun.

3. Oke, kini soal produktivitas. Dari potensi lahan budidaya ikan seluas 1,2 juta Ha, yang termanfaatkan baru 200.000 Ha. Adapun produksi udang yang dihasilkan rata-rata baru 370.000 ton per tahun dari potensi produksi 8 juta ton. (Masih bangga menyanyikan lagu "Nenek Moyangku Seorang Pelaut?")

4. Per September 2014, nilai pinjaman yang disalurkan bank umum untuk sektor perikanan hanya mencapai sekitar Rp 7 triliun, atau cuma sebesar 0,20% dibanding total kredit untuk seluruh sektor ekonomi oleh bank umum di kuartal-III 2014 yang menembus angka Rp 3.000 triliun. (***)

2 comments:

  1. Miris lihat kredit perbankan ke sektor perikanan. Padahal Bank Tani dan Nelayan adalah asal-muasal Bank BRI. CMIIW, Bank BRI sekarang punya aset menjadi bank dengan aset terbesar se-Indonesia dengan Rp 700 triliun++.

    ReplyDelete
  2. Ini kan hasil kinerja menteri yg ngerokok, tatoan, kawin-cerai, cuma tamatan SMP *sarcasm-mode-on

    ReplyDelete